Artikel

Mengenali Agreement dan Disagreement dalam Listening TOEFL ITP

Setuju pada apa? Mulai dari hubungan antarpencicara

Kamu mendengar respons yang dimulai dengan yes, lalu memilih jawaban “setuju”. Namun, respons lengkapnya mungkin mengakui satu kelebihan sebelum menolak kesimpulan. Sebaliknya, seseorang bisa menyampaikan pendapat yang sama tanpa mengucapkan yes sama sekali. Karena itu, cara mengenali agreement dan disagreement listening TOEFL ITP bukan sekadar mengumpulkan kata penanda positif dan negatif.

Agreement berarti pembicara menerima pendapat tertentu; disagreement berarti ia mengambil posisi yang berbeda. Objek persetujuannya harus jelas. Dua orang bisa sepakat bahwa ruangan nyaman, tetapi berbeda pendapat tentang apakah ruangan itu cukup besar. Menyebut mereka “setuju” tanpa menjelaskan bagian yang disetujui akan menghilangkan informasi penting.

Menurut handbook ETS, Listening Comprehension mengukur pemahaman bahasa Inggris lisan dalam konteks perguruan tinggi. [41] Artikel ini mempersempit latihan pada hubungan pendapat dalam respons. Kerangka analisis, kasus, diagram, dan latihan berikut merupakan materi orisinal untuk belajar, bukan soal atau prosedur resmi ETS.

Semua dialog di halaman ini adalah transkrip tertulis untuk analisis strategi. Tidak ada audio; latihan ini bukan tes kemampuan mendengar. Kamu dapat memeriksa makna yang tersedia dalam teks, tetapi tidak boleh menciptakan nada sarkastis, antusias, atau ragu yang tidak diberikan.

Empat hal yang perlu dibedakan

  • Pendapat awal: hal yang dinilai atau dianggap benar oleh pembicara pertama.
  • Sikap: posisi pembicara kedua terhadap pendapat itu—menerima, membatasi, atau menolak.
  • Alasan: informasi yang menjelaskan mengapa posisi itu diambil.
  • Kekuatan dan cakupan: seberapa tegas posisi tersebut, serta bagian atau kondisi mana yang dicakup.

Misalnya, penilaian bahwa suatu jadwal “praktis” tidak sama dengan penilaian bahwa jadwal itu “praktis bagi semua mahasiswa”. Kata semua memperluas klaim. Respons yang hanya menyetujui manfaat bagi mahasiswa pagi belum mendukung kesimpulan tentang seluruh mahasiswa.

Tujuan belajarmu adalah membuat ringkasan kecil tetapi tepat: “setuju tentang manfaat, belum setuju tentang biaya”, bukan sekadar “ada kata positif”. Ringkasan seperti ini membantu ketika pilihan jawaban menggunakan kosakata berbeda dari dialog. Kamu mencocokkan hubungan maknanya, bukan bentuk katanya.

Metode empat langkah: pendapat, sikap, alasan, kekuatan

Gunakan urutan berikut saat membedah transkrip. Urutannya dipilih agar kamu tidak memutuskan sikap sebelum mengetahui pendapat apa yang sedang ditanggapi.

Empat langkah analisis berurutan: identifikasi pendapat awal, tentukan sikap, periksa alasan, lalu nilai kekuatan dan batas.
Urutan ini membantu kamu membandingkan makna lengkap sebelum mencocokkannya dengan pilihan jawaban.

1. Ringkas pendapat awal menjadi satu klaim

Cari objek dan penilaiannya. Untuk pernyataan tentang perpustakaan, objeknya mungkin jam buka, bukan perpustakaan secara keseluruhan. Penilaiannya bisa “sudah cukup panjang”, “perlu diperpanjang”, atau “lebih cocok bagi mahasiswa malam”. Ketiganya membahas topik yang sama, tetapi membutuhkan respons yang berbeda.

Jika pembicara pertama menyampaikan dua klaim, pisahkan keduanya. “Cepat dan murah” berarti ada klaim tentang waktu serta biaya. Langkah ini diperlukan karena respons dapat menerima satu klaim sambil menolak klaim lainnya.

2. Baca respons sampai maknanya lengkap

Jangan berhenti pada right, sure, atau I see your point. Frasa pembuka bisa menyatakan persetujuan, tetapi bisa juga sekadar menunjukkan bahwa pembicara memahami alasan lawan bicara. Perhatikan kelanjutan respons: apakah ia mempertahankan kesimpulan awal, mempersempitnya, atau menggantinya?

Penanda seperti but, although, dan except berguna karena menunjukkan hubungan kontras atau pengecualian. Namun, jangan mengubahnya menjadi rumus “ada but berarti tidak setuju”. Kontras bisa menyangkut detail kecil tanpa membatalkan penilaian utama.

3. Cari alasan, lalu tanyakan fungsinya

Alasan membantu menguji pembacaan sikap. Jika seseorang menyebut jalur bus sering terlambat, informasi itu mungkin menolak klaim bahwa bus dapat diandalkan. Namun, informasi yang sama tidak otomatis membantah klaim bahwa bus murah. Hubungkan alasan dengan aspek yang benar.

Bedakan pula sikap dan penyebabnya. Dua orang dapat sama-sama menyukai kelas tertentu, tetapi yang satu menyukai materinya dan yang lain menyukai jadwalnya. Kesimpulan mereka sama; alasan mereka tidak harus sama. Pilihan jawaban yang menukar alasan antarpembicara tetap tidak tepat.

4. Pertahankan tingkat kepastian dan batasnya

Definitely menyampaikan ketegasan. Probably menyampaikan kemungkinan, bukan kepastian. Only if menetapkan syarat yang harus dipenuhi. For beginners membatasi kelompok yang dibicarakan. Jangan menghapus unsur-unsur kecil ini ketika merangkum.

Perbandingan persetujuan penuh, persetujuan tentatif, dan persetujuan bersyarat berdasarkan kepastian serta kondisi penerimaannya.
Ketiganya dapat bernada mendukung, tetapi opsi jawaban harus mempertahankan jenis dukungan yang benar.

Diagram tersebut membandingkan tiga bentuk dukungan, bukan urutan dari jawaban buruk ke jawaban baik. Persetujuan penuh menerima klaim; persetujuan tentatif masih menyisakan ketidakpastian; persetujuan bersyarat bergantung pada keadaan tertentu. Seseorang dapat sangat tegas mengenai syaratnya, sehingga “bersyarat” tidak selalu berarti “ragu”.

Saat membandingkan opsi, buat pemeriksaan singkat: apakah objeknya sama, arahnya sama, dan kekuatannya tidak dilebihkan? Opsi yang mengganti “mungkin cocok” menjadi “pasti terbaik” tidak mempertahankan makna meskipun keduanya terdengar positif.

Tiga kasus beranotasi: jangan berhenti pada kata pembuka

Ketiga kasus berikut merupakan dialog orisinal untuk analisis teks. Fokuskan perhatian pada bukti yang bisa ditunjuk, bukan nada suara yang dibayangkan.

Kasus 1 — Persetujuan tegas dengan alasan berbeda

Paragraf A — Maya: “The revised workshop was much more useful. The examples were easier to follow.”

Paragraf B — Dimas: “Absolutely. Having time to try each technique made a real difference for me.”

Pertanyaan: Apakah Dimas mendukung penilaian Maya, dan apakah alasannya sama?

Pendapat Maya adalah bahwa lokakarya yang diperbarui lebih bermanfaat. Alasannya berkaitan dengan contoh yang lebih mudah diikuti. Dimas mendukung penilaian itu secara tegas melalui absolutely, kemudian memberikan alasan sendiri: kesempatan mencoba setiap teknik.

Kesimpulan yang tepat adalah keduanya menilai lokakarya lebih bermanfaat, tetapi menonjolkan alasan berbeda. Menyatakan bahwa Dimas terutama menyukai contoh yang lebih mudah akan memindahkan alasan Maya kepadanya. Menyatakan bahwa mereka berbeda pendapat karena membahas fitur berbeda juga keliru: fitur berbeda dapat mendukung penilaian yang sama.

Langkah belajar yang berguna adalah memberi dua label terpisah: “penilaian bersama” dan “alasan masing-masing”. Ini mencegah kamu menyamakan semua informasi hanya karena responsnya setuju.

Kasus 2 — Setuju pada kemudahan, tidak pada biaya

Paragraf A — Rani: “The new printing service is convenient and cheaper than the old one.”

Paragraf B — Bima: “It is easier to use, yes. But my usual order costs more now.”

Pertanyaan: Bagian mana yang diterima Bima?

Rani menyampaikan dua klaim: layanan lebih praktis dan lebih murah. Bima menerima aspek kemudahan melalui easier to use. Kata yes di sini memiliki sasaran yang jelas: kemudahan penggunaan. Kelanjutannya menunjukkan pengalaman biaya yang berlawanan dengan klaim lebih murah.

Dua klaim Rani dibandingkan dengan respons Bima: kemudahan diterima, sedangkan biaya pesanannya menjadi keberatan.
Dalam kasus layanan cetak, respons Bima mendukung kemudahan tetapi tidak mendukung klaim lebih murah untuk pesanannya.

Kesimpulannya adalah persetujuan sebagian. Bima menerima kelebihan layanan dalam satu aspek, tetapi pesanan yang biasa ia buat justru lebih mahal. Jangan memperluas bukti itu menjadi “semua jenis pesanan sekarang lebih mahal”; dialog hanya menyebut pesanannya yang biasa.

Kasus ini juga memperlihatkan mengapa mengambil kalimat terakhir saja tidak cukup. Kalimat terakhir memang menyampaikan keberatan biaya, tetapi kalimat sebelumnya tetap menyatakan persetujuan tentang kemudahan. Ringkasan yang utuh harus mempertahankan keduanya.

Kasus 3 — Memahami tujuan bukan berarti menyetujui pilihan

Paragraf A — Sinta: “We need a quiet place for the group interview. The basement room is our best option.”

Paragraf B — Arga: “I understand why quiet matters, but that room has poor ventilation. The upstairs studio would be a better choice.”

Pertanyaan: Apakah Arga mendukung penggunaan ruang bawah tanah?

Sinta menghubungkan tujuan yang masuk akal—tempat tenang—dengan pilihan tertentu, yaitu ruang bawah tanah. Arga mengakui pentingnya ketenangan. Namun, ia menyampaikan kelemahan ruang tersebut dan secara eksplisit menilai studio di lantai atas sebagai pilihan yang lebih baik.

Kesimpulan yang tepat adalah Arga tidak setuju dengan pilihan ruang, meskipun memahami pertimbangan Sinta. Ungkapan I understand why membuat respons terdengar menghargai pendapat lawan bicara; ungkapan itu tidak membatalkan keberatan yang menyusul.

Alasannya pun spesifik: ventilasi buruk, bukan kebisingan. Jika opsi menyebut Arga menolak karena ruang bawah tanah terlalu berisik, opsi itu mengarang penyebab. Kasus ini mengajarkan dua pemeriksaan sekaligus: identifikasi keputusan yang ditolak, lalu pertahankan alasan penolakannya.

Jebakan yang mengubah makna respons

Menganggap sopan berarti setuju

Ungkapan seperti I see why you think that mengakui bahwa pendapat lawan bicara dapat dipahami. Pengakuan ini belum menyatakan bahwa kesimpulannya benar. Cari apakah pembicara selanjutnya menerima kesimpulan, mengajukan keberatan, atau memberikan penilaian alternatif.

Sebaliknya, ketidaksetujuan tidak selalu keras. Respons I’m not convinced menyatakan bahwa pembicara belum menerima argumen. Itu tidak otomatis berarti ia membenci gagasan tersebut atau yakin gagasan itu mustahil. Opsi ekstrem dapat mengubah keberatan yang terbatas menjadi penolakan total.

Menganggap semua batas sebagai keraguan

To some extent berarti “sampai batas tertentu”; cakupan persetujuannya terbatas. Only if berarti “hanya jika”; persetujuannya bergantung pada syarat. I think you’re probably right cenderung mendukung pendapat, tetapi belum menyatakan kepastian penuh. Ketiganya tidak boleh disederhanakan menjadi “ya” tanpa keterangan.

Untuk memeriksanya, tanyakan: apakah batas itu mengenai bagian pendapat, keadaan yang diperlukan, atau tingkat kepastian? Pertanyaan ini membantu kamu memilih parafrasa yang mempertahankan jenis batas, bukan sekadar nada positif.

Menghitung kata negatif

Dua pembicara yang sama-sama menilai tenggat tidak realistis sedang sepakat, meskipun isi penilaian mereka negatif. Agreement menjelaskan hubungan antara pendapat, bukan apakah topiknya menyenangkan. Kamu tidak perlu mengurai semua pola kalimat negatif di sini; cukup bandingkan arah penilaian kedua orang.

Mengarang nada untuk kata “sure”

Kata sure yang berdiri sendiri tidak menyediakan seluruh informasi tentang antusiasme atau sarkasme. Dalam latihan tanpa audio, jangan memberi label “mengejek” hanya karena kamu membacanya dengan nada tertentu. Jika ada kelanjutan eksplisit, gunakan kelanjutan itu untuk memperjelas sikap.

Keputusan tiga simpul: bila konteks tertulis cukup, gunakan bukti; bila tidak, batasi kesimpulan tanpa mengarang intonasi.
Untuk respons singkat seperti ‘sure’, bedakan informasi yang tersedia dari emosi yang hanya kamu bayangkan.

Jika bukti belum cukup, pertahankan batas kesimpulanmu. Ini bukan alasan untuk mengabaikan petunjuk yang sebenarnya tersedia. Respons dengan alasan dan keputusan yang jelas tetap dapat dianalisis meskipun pembukanya singkat.

Menyamakan kata dengan jawaban

Opsi dapat mengulang kata useful dari dialog, tetapi mengaitkannya dengan orang atau objek yang salah. Periksa siapa yang menilai apa. Sebaliknya, opsi dapat benar tanpa mengulang kosakata dialog: “mendukung dengan syarat” dapat merangkum respons panjang yang menetapkan satu kondisi penting.

Latihan bertahap: pilih jawaban dan tunjuk buktinya

Bagian berikut berisi 12 dialog tertulis orisinal. Ini adalah latihan analisis strategi, bukan soal resmi ETS, simulasi audio, atau pengukuran kemampuan mendengar. Label paragraf membantu kamu menunjuk bukti tanpa bergantung pada posisi teks di layar.

Kerjakan soal sebelum membuka pembahasan. Untuk setiap jawaban, tuliskan satu alasan singkat dengan format: “Sikapnya …, karena …, dengan batas …”. Jika tidak ada batas yang dinyatakan, kamu tidak perlu menciptakannya. Tujuannya bukan menghasilkan catatan panjang, melainkan membuktikan bahwa pilihanmu mengikuti respons.

Tahap dasar: q01–q04

Fokus pada arah sikap dan kekuatan persetujuan. Sebelum membaca opsi, ringkas pendapat pembicara pertama. Lalu cari bagian respons yang menerima atau menentangnya. Cara ini mengurangi kemungkinan kamu terbawa oleh opsi yang menarik tetapi tidak sesuai dialog.

Tahap berlapis: q05–q08

Pisahkan syarat, aspek yang disetujui, dan ungkapan sopan. Jangan menghapus bagian awal respons hanya karena ada keberatan setelahnya. Jangan pula membiarkan kalimat pembuka yang ramah menutupi penolakan yang jelas.

Tahap gabungan: q09–q12

Periksa alasan masing-masing pembicara, keluasan klaim, serta batas bukti dalam teks. Pada tahap ini, opsi salah dapat memiliki arah positif yang benar tetapi alasan atau tingkat kepastian yang salah.

Latihan q01 · Dasar

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Lina: “The orientation session was useful. It answered most of my questions.” Paragraph B — Faris: “I agree. I finally understand how to choose my courses.”

Question: What does Faris think about the orientation session?

  • A. It should focus on a different subject.
  • B. It left him more confused about course selection.
  • C. It was helpful to him.
  • D. It was useful only to Lina.

Lihat pembahasan q01

Latihan q02 · Dasar

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Niko: “The first laboratory assignment was easy.” Paragraph B — Tania: “I found it difficult. I had to redo the calculations twice.”

Question: How does Tania’s view compare with Niko’s?

  • A. She agrees that the assignment required little effort.
  • B. She disagrees with his assessment of its difficulty.
  • C. She thinks Niko should repeat his calculations.
  • D. She has not formed an opinion about the assignment.

Lihat pembahasan q02

Latihan q03 · Dasar

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Sari: “Keeping the original project deadline is the most reasonable choice.” Paragraph B — Raka: “Definitely. Changing it now would disrupt all three teams.”

Question: What does Raka’s response indicate?

  • A. He believes changing the deadline would benefit every team.
  • B. He supports keeping the deadline only for one team.
  • C. He strongly supports keeping the deadline.
  • D. He is undecided about whether the deadline should change.

Lihat pembahasan q03

Latihan q04 · Dasar

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Dita: “This textbook is suitable for our study group.” Paragraph B — Arman: “I think you’re probably right, although I’ve only read the opening chapter.”

Question: How certain is Arman about Dita’s assessment?

  • A. He is certain that every chapter will suit the group.
  • B. He tentatively agrees based on limited reading.
  • C. He completely rejects it after reading the whole book.
  • D. He has read none of the book and offers no opinion.

Lihat pembahasan q04

Latihan q05 · Berlapis

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Bayu: “The evening session is a better choice for our group.” Paragraph B — Mira: “I agree only if everyone can get home afterward. Without a late bus, I’d keep the afternoon session.”

Question: What is Mira’s position?

  • A. She supports the evening session only if everyone has a way home.
  • B. She rejects the evening session under all circumstances.
  • C. She prefers the evening session regardless of transportation.
  • D. She confirms that a late bus has already been arranged.

Lihat pembahasan q05

Latihan q06 · Berlapis

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Hana: “The reading list is interesting and short enough to finish this week.” Paragraph B — Yusuf: “The topics certainly interest me, but there are too many pages for one week.”

Question: Which part of Hana’s opinion does Yusuf accept?

  • A. The readings can be finished in one week, but their topics are boring.
  • B. The readings are interesting, but he does not think the workload fits one week.
  • C. Both the topics and the amount of reading are suitable.
  • D. Neither the topics nor the amount of reading is acceptable.

Lihat pembahasan q06

Latihan q07 · Berlapis

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Fajar: “We should use the shorter questionnaire so more students will complete it.” Paragraph B — Intan: “I see why you want fewer questions, but the short version leaves out information our project needs. I’d use the longer one.”

Question: What does Intan mean?

  • A. She accepts the shorter questionnaire as the best choice.
  • B. She believes the project needs no questionnaire.
  • C. She understands his reason but disagrees with his choice.
  • D. She does not understand why Fajar wants fewer questions.

Lihat pembahasan q07

Latihan q08 · Berlapis

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Lala: “An extra meeting isn’t necessary. We can resolve the remaining issues by email.” Paragraph B — Reza: “That’s how I see it too. None of the remaining issues needs a live discussion.”

Question: What do the speakers agree on?

  • A. Email cannot help them resolve the issues.
  • B. They should stop discussing the remaining issues.
  • C. Every remaining issue requires a live discussion.
  • D. They do not need an additional meeting.

Lihat pembahasan q08

Latihan q09 · Gabungan

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Wina: “The recorded lectures are useful because I can pause them to take notes.” Paragraph B — Aldi: “I find them useful too, mainly because I can study after my evening shift.”

Question: How do their opinions and reasons compare?

  • A. Both find the lectures useful, but they emphasize different benefits.
  • B. Both find the lectures useful mainly because they can pause them.
  • C. Aldi disagrees that recorded lectures are useful.
  • D. Wina values flexible study hours, while Aldi values pausing for notes.

Lihat pembahasan q09

Latihan q10 · Gabungan

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Galih: “All students would benefit from moving every seminar online.” Paragraph B — Nara: “It would help students who live far away, but those who need the campus equipment would lose something important.”

Question: What is Nara’s response to Galih’s claim?

  • A. She accepts a benefit for one group but challenges the claim about all students.
  • B. She believes online seminars would benefit no students.
  • C. She says students who live far away need the campus equipment most.
  • D. She agrees that every student would benefit equally.

Lihat pembahasan q10

Latihan q11 · Gabungan

Written dialogue for strategy analysis; no audio or delivery information is provided. The response has no further explanation.

Paragraph A — Tio: “This study room is better than the one downstairs.” Paragraph B — Ayu: “Sure.”

Question: Which conclusion avoids adding unsupported information about Ayu’s delivery?

  • A. She rejects the room because it is too noisy.
  • B. She is clearly mocking Tio’s opinion.
  • C. She is extremely enthusiastic about the room.
  • D. The written response alone does not establish strong enthusiasm or sarcasm.

Lihat pembahasan q11

Latihan q12 · Gabungan

Written dialogue for strategy analysis; no audio is provided.

Paragraph A — Kezia: “The team’s presentation was clear, so I think its conclusion is correct.” Paragraph B — Bagas: “Sure, the explanation was easy to follow. But clear slides don’t make the evidence stronger. The survey covered just one class, so I’m not convinced the conclusion applies to the whole campus.”

Question: What does Bagas agree with, and what does he question?

  • A. He agrees with the campus-wide conclusion but questions the clarity of the slides.
  • B. He accepts both the clear explanation and the campus-wide conclusion without reservations.
  • C. He rejects both the clarity of the presentation and every finding from the survey.
  • D. He accepts that the explanation was clear but questions the conclusion’s campus-wide scope.

Lihat pembahasan q12

Pembahasan: periksa cara berpikir, bukan hanya huruf

Pembahasan q01 · C: It was helpful to him.

Faris menyatakan ‘I agree’ dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi dirinya: ia akhirnya memahami cara memilih mata kuliah. Bukti tersebut mendukung penilaian bahwa sesi itu membantu dirinya.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. It should focus on a different subject.: Faris tidak meminta perubahan topik. Ia justru menyebut informasi pemilihan mata kuliah sebagai manfaat.
  • B. It left him more confused about course selection.: Lebih bingung bertentangan dengan ‘finally understand’, yang menunjukkan pemahaman.
  • D. It was useful only to Lina.: Kata ‘I’ dalam respons menunjukkan manfaat bagi Faris sendiri, bukan hanya Lina.

Arah latihan: Jika kamu memilih opsi lain, periksa apakah kamu mengabaikan alasan setelah ‘I agree’ atau tertukar menentukan siapa yang memperoleh manfaat.

Kembali ke soal q01

Pembahasan q02 · B: She disagrees with his assessment of its difficulty.

Niko menyebut tugas itu mudah, sedangkan Tania secara eksplisit menyebutnya sulit. Mengulang perhitungan dua kali merupakan alasan yang mendukung penilaian Tania, bukan persetujuan terhadap Niko.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. She agrees that the assignment required little effort.: Tania menyebut tugas sulit dan harus mengulang pekerjaan; ini tidak mendukung klaim bahwa usahanya ringan.
  • C. She thinks Niko should repeat his calculations.: Yang mengulang perhitungan adalah Tania. Ia tidak menyarankan Niko mengulang pekerjaannya.
  • D. She has not formed an opinion about the assignment.: Tania sudah menyampaikan pendapat yang jelas melalui ‘I found it difficult’.

Arah latihan: Periksa apakah kamu membandingkan kata penilaian ‘easy’ dan ‘difficult’, bukan hanya memperhatikan bahwa kedua orang membahas tugas yang sama.

Kembali ke soal q02

Pembahasan q03 · C: He strongly supports keeping the deadline.

Kata ‘Definitely’ menunjukkan dukungan tegas. Alasan berikutnya konsisten dengan dukungan itu: perubahan tenggat akan mengganggu ketiga tim.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. He believes changing the deadline would benefit every team.: Raka memperkirakan gangguan, bukan manfaat, jika tenggat diubah.
  • B. He supports keeping the deadline only for one team.: Raka tidak membatasi dukungan pada satu tim. Ia mempertimbangkan dampak terhadap ketiga tim.
  • D. He is undecided about whether the deadline should change.: Sikap belum memutuskan tidak sesuai dengan penegasan ‘Definitely’ dan alasan yang jelas.

Arah latihan: Jika jawabanmu tidak sesuai, periksa apakah kamu menangkap hubungan antara tindakan ‘changing it’ dan akibat negatif ‘disrupt’, serta fungsi penegasan di awal.

Kembali ke soal q03

Pembahasan q04 · B: He tentatively agrees based on limited reading.

‘Probably right’ menunjukkan kecenderungan setuju, bukan kepastian penuh. Arman juga menjelaskan keterbatasan dasar penilaiannya: baru membaca bab pembuka.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. He is certain that every chapter will suit the group.: Opsi ini mengubah kemungkinan menjadi kepastian serta memperluas penilaian ke semua bab.
  • C. He completely rejects it after reading the whole book.: Arman tidak menolak dan tidak mengaku telah membaca seluruh buku.
  • D. He has read none of the book and offers no opinion.: Arman sudah membaca bab pembuka dan sudah memberikan pendapat tentatif.

Arah latihan: Periksa apakah kamu menghapus kata ‘probably’ atau menganggap pengetahuan yang terbatas berarti pembicara sama sekali tidak memiliki pendapat.

Kembali ke soal q04

Pembahasan q05 · A: She supports the evening session only if everyone has a way home.

Mira secara eksplisit menggunakan ‘only if’ untuk menetapkan syarat: semua orang dapat pulang setelah sesi. Preferensi terhadap sore hari tanpa bus malam menegaskan bahwa dukungannya tidak tanpa syarat.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • B. She rejects the evening session under all circumstances.: Mira membuka kemungkinan mendukung sesi malam apabila syarat terpenuhi, jadi bukan penolakan mutlak.
  • C. She prefers the evening session regardless of transportation.: Opsi ini menghapus syarat transportasi yang menjadi pusat respons.
  • D. She confirms that a late bus has already been arranged.: Mira membahas kebutuhan dan kondisi, bukan mengonfirmasi bahwa bus sudah tersedia.

Arah latihan: Periksa apakah kamu membedakan syarat yang harus dipenuhi dari fakta yang sudah terjadi; menyebut kebutuhan bus bukan bukti bahwa bus sudah diatur.

Kembali ke soal q05

Pembahasan q06 · B: The readings are interesting, but he does not think the workload fits one week.

Yusuf menerima penilaian tentang ketertarikan melalui ‘certainly interest me’. Ia menolak penilaian tentang kecukupan waktu karena jumlah halaman terlalu banyak untuk satu minggu.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. The readings can be finished in one week, but their topics are boring.: Opsi ini membalik kedua penilaian: Yusuf tertarik pada topiknya dan keberatan pada beban dalam satu minggu.
  • C. Both the topics and the amount of reading are suitable.: Persetujuan terhadap kedua aspek mengabaikan keberatan tentang jumlah halaman.
  • D. Neither the topics nor the amount of reading is acceptable.: Penolakan terhadap kedua aspek mengabaikan ketertarikan Yusuf yang dinyatakan secara jelas.

Arah latihan: Jika kamu memilih persetujuan atau penolakan total, periksa apakah dua klaim awal sudah dipisahkan sebelum kamu menilai respons.

Kembali ke soal q06

Pembahasan q07 · C: She understands his reason but disagrees with his choice.

‘I see why’ mengakui pertimbangan Fajar. Namun, Intan menyatakan kekurangan versi pendek dan memilih versi panjang, sehingga ia tidak mendukung pilihan Fajar.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. She accepts the shorter questionnaire as the best choice.: Intan secara eksplisit memilih versi lebih panjang, bukan menerima versi pendek.
  • B. She believes the project needs no questionnaire.: Intan tetap ingin menggunakan kuesioner; perbedaannya menyangkut versi yang dipilih.
  • D. She does not understand why Fajar wants fewer questions.: Opsi ini bertentangan dengan pengakuan ‘I see why you want fewer questions’.

Arah latihan: Periksa apakah kamu memperlakukan ungkapan memahami alasan sebagai persetujuan terhadap keputusan, atau mengabaikan pilihan eksplisit di akhir respons.

Kembali ke soal q07

Pembahasan q08 · D: They do not need an additional meeting.

Lala menilai rapat tambahan tidak perlu, dan Reza menyatakan pandangan yang sama melalui ‘That’s how I see it too’. Alasannya juga mendukung tidak perlunya diskusi langsung.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. Email cannot help them resolve the issues.: Lala justru menilai email dapat digunakan, dan Reza tidak menentang penilaian tersebut.
  • B. They should stop discussing the remaining issues.: Tidak mengadakan rapat tambahan bukan berarti berhenti membahas masalah. Lala menyebut penyelesaian melalui email.
  • C. Every remaining issue requires a live discussion.: Ini berlawanan dengan ‘None of the remaining issues needs a live discussion’.

Arah latihan: Periksa apakah keberadaan kata negatif membuatmu menyimpulkan disagreement, padahal kedua pembicara menyatakan penilaian yang searah.

Kembali ke soal q08

Pembahasan q09 · A: Both find the lectures useful, but they emphasize different benefits.

Keduanya menyebut rekaman bermanfaat. Wina menekankan kemampuan menjeda untuk mencatat, sedangkan Aldi menekankan kesempatan belajar setelah giliran kerja malam.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • B. Both find the lectures useful mainly because they can pause them.: Alasan utama Aldi berkaitan dengan waktu belajar, bukan menjeda rekaman.
  • C. Aldi disagrees that recorded lectures are useful.: ‘Useful too’ secara langsung menunjukkan bahwa Aldi berbagi penilaian positif Wina.
  • D. Wina values flexible study hours, while Aldi values pausing for notes.: Opsi ini menukar alasan masing-masing pembicara.

Arah latihan: Periksa apakah kamu menyatukan alasan kedua pembicara karena sikap mereka sama, atau belum melacak pemilik setiap alasan.

Kembali ke soal q09

Pembahasan q10 · A: She accepts a benefit for one group but challenges the claim about all students.

Nara mengakui manfaat bagi mahasiswa yang tinggal jauh, tetapi menyebut kerugian bagi mahasiswa yang membutuhkan peralatan kampus. Respons ini membatasi klaim Galih yang berlaku untuk ‘all students’.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • B. She believes online seminars would benefit no students.: Nara secara jelas mengakui adanya kelompok yang terbantu, jadi bukan penolakan terhadap semua manfaat.
  • C. She says students who live far away need the campus equipment most.: Dialog tidak menyatakan bahwa mahasiswa yang tinggal jauh adalah kelompok yang paling membutuhkan peralatan.
  • D. She agrees that every student would benefit equally.: Nara membedakan dampak terhadap kelompok berbeda, bukan menyatakan manfaat merata.

Arah latihan: Periksa apakah kamu mempertahankan cakupan kata ‘all’ atau menggantinya dengan klaim yang lebih sempit tanpa menyadari perubahan tersebut.

Kembali ke soal q10

Pembahasan q11 · D: The written response alone does not establish strong enthusiasm or sarcasm.

Teks hanya menyediakan kata ‘Sure’, tanpa audio, petunjuk cara pengucapan, atau alasan tambahan. Karena itu, antusiasme kuat maupun sarkasme tidak dapat ditetapkan dari bukti yang tersedia. Jawaban ini membatasi klaim tentang penyampaian, bukan menyatakan bahwa kata tersebut tidak memiliki makna.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. She rejects the room because it is too noisy.: Tidak ada penyebutan kebisingan atau penolakan terhadap ruangan.
  • B. She is clearly mocking Tio’s opinion.: Label mengejek memerlukan dukungan konteks atau penyampaian yang tidak diberikan.
  • C. She is extremely enthusiastic about the room.: Kata tunggal tersebut tidak cukup untuk menetapkan tingkat antusiasme ekstrem.

Arah latihan: Periksa apakah kamu membaca ‘Sure’ dengan nada buatan sendiri, lalu memperlakukan nada itu sebagai bukti yang berasal dari soal.

Kembali ke soal q11

Pembahasan q12 · D: He accepts that the explanation was clear but questions the conclusion’s campus-wide scope.

Bagas menerima kejelasan penjelasan secara eksplisit. Keberatannya menyangkut penerapan kesimpulan ke seluruh kampus karena survei hanya mencakup satu kelas. Jadi, kualitas penyampaian diterima, sedangkan cakupan kesimpulan dipertanyakan.

Mengapa pilihan lain tidak tepat?

  • A. He agrees with the campus-wide conclusion but questions the clarity of the slides.: Opsi ini membalik sikap Bagas: ia menerima kejelasan, bukan kesimpulan untuk seluruh kampus.
  • B. He accepts both the clear explanation and the campus-wide conclusion without reservations.: Persetujuan tanpa keberatan bertentangan dengan ‘I’m not convinced’ serta alasan tentang cakupan survei.
  • C. He rejects both the clarity of the presentation and every finding from the survey.: Bagas tidak menolak kejelasan dan tidak menyatakan bahwa setiap temuan survei salah.

Arah latihan: Periksa apakah kamu berhenti pada ‘Sure’, mencampurkan kualitas penyampaian dengan kekuatan bukti, atau memperluas keraguan terbatas menjadi penolakan terhadap seluruh temuan.

Kembali ke soal q12

Setelah memeriksa jawaban, kembali ke satu opsi salah yang paling meyakinkan bagimu. Jelaskan perubahan makna yang dibuat opsi tersebut: apakah ia menukar alasan, menghilangkan syarat, memperluas kelompok, atau menambahkan emosi? Pemeriksaan ini lebih berguna daripada sekadar menyalin jawaban benar karena menunjukkan keputusan mana yang perlu diperbaiki pada latihan berikutnya.

Diagnosis mandiri dan langkah belajar berikutnya

Satu jawaban salah belum membuktikan kelemahan tertentu. Gunakan catatan diagnosis sebagai kemungkinan yang perlu diperiksa melalui alasanmu sendiri. Jawaban benar tanpa bukti juga perlu ditinjau: kamu mungkin memahami dialog, tetapi mungkin pula sekadar menebak.

Buat catatan latihan dengan empat kolom sederhana: nomor soal, klaim awal, bukti respons, perbaikan ringkasan. Catatan ini merupakan saran belajar orisinal, bukan format yang diwajibkan ETS.

  • Jika kamu sering memilih persetujuan penuh, periksa apakah syarat atau pengecualian terhapus dalam ringkasanmu. Tulis ulang ringkasannya dengan memasukkan batas tersebut.
  • Jika kamu sering tertipu pembuka sopan, pisahkan fungsi pembuka dari kesimpulan respons. Tandai bagian yang mengakui alasan dan bagian yang menentukan pilihan.
  • Jika alasan sering tertukar, tulis alasan pembicara pertama dan kedua secara terpisah. Baru setelah itu bandingkan penilaian mereka.
  • Jika kamu menambahkan emosi, tunjuk kata atau informasi yang mendukungnya. Tanpa bukti, gunakan deskripsi sikap yang lebih terbatas.

Setelah analisis teks lebih stabil, lanjutkan dengan materi audio latihan yang boleh kamu gunakan dan memiliki transkrip. Dengarkan tanpa melihat transkrip, catat ringkasan sikap, lalu periksa teksnya. Perbandingan ini membantu membedakan kata yang tidak tertangkap dari hubungan makna yang belum dipahami. Keberhasilan pada latihan tertulis saja belum menunjukkan bahwa kamu akan menangkap respons yang sama saat mendengarkannya.

FAQ

Apakah jawaban harus mengikuti kalimat terakhir?

Tidak. Kalimat terakhir dapat memuat keputusan penting, tetapi bagian sebelumnya mungkin menetapkan apa yang disetujui atau syarat yang masih berlaku. Gabungkan informasi relevan, bukan seluruh detail secara membabi buta.

Apakah “yes, but” selalu berarti disagreement?

Tidak selalu terhadap seluruh pendapat. Pembicara bisa menerima satu aspek dan menolak aspek lain. Tentukan sasaran yes serta sasaran keberatannya sebelum memilih label.

Bagaimana jika kedua orang sepakat, tetapi alasannya berbeda?

Pertahankan kedua fakta itu. Mereka bisa memiliki sikap yang sama terhadap objek yang sama tanpa memiliki alasan identik. Baca pertanyaannya: apakah yang diminta sikap, alasan, atau hubungan keduanya?

Bisakah saya menentukan sarkasme dari “sure” saja?

Jangan menetapkannya dari transkrip singkat tanpa petunjuk tambahan. Dalam audio, gunakan bukti suara dan konteks yang benar-benar terdengar; dalam latihan ini, gunakan hanya informasi tertulis.

Apa langkah paling berguna setelah selesai?

Pilih satu pola kesalahan yang berulang, lalu ulangi analisis soal terkait tanpa melihat kunci. Targetnya adalah mampu menjelaskan setuju pada apa, karena apa, dan sampai batas mana, bukan hanya mengingat huruf jawaban.

Sumber rujukan

[41] https://www.ets.org/pdfs/toefl-itp-test-taker-handbook.pdf — TOEFL ITP Test Taker Handbook